MILAD SEMMI KE-64, DPP SEMMI GELAR DISKUSI ONLINE NASIONAL


Jakarta, 2/4 (semmi.or.id) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) lahir pada tanggal 2 April 1956 di Bandung, sebagai organ sayap dari Partai Syarikat Islam Indonesia (sekarang Syarikat Islam Indonesia, red) yang berfungsi sebagai organisasi perjuangan islam di kalangan intelektual mahasiswa, guna melaksanakan Islam seluas-luasnya dan sepenuh-penuhnya dalam berbangsa dan bernegara.

Kini di usianya yang ke-64 tahun, masih banyak tugas besar yang harus dipikul dalam kontribusi terbaik bagi umat Islam, bangsa dan negara dalam berbagai kiprah pergerakan untuk mewarnai perjalanan menuju kualitas peradaban mulia Indonesia. 

Dalam kondisi menghadapi wabah pandemi COVID-19, DPP SEMMI menggelar Tasyakur Milad ke-64 dengan Diskusi Online Nasional bertajuk “Menuju Indonesia yang Kita Kehendaki” untuk menegaskan posisi perjuangannya dan keberpihakan merancang Indonesia yang Kita Kehendaki dalam menjawab problematika bangsa saat ini. Narasumber langsung diisi oleh Ketua Umum DPP SEMMI, Mochammad Azizi Rois via aplikasi Zoom Meeting.

Ketum Azizi menjelaskan, bahwa setiap kader SEMMI harus memiliki orientasi yang jelas, dan peran yang tegas dalam merancang Indonesia menuju cita-citanya sebagai bangsa yang maju dan mandiri, serta adil dan makmur yang kini masih dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Maka sebagai organisasi perjuangan yang membawa ruh Islam, sudah seyogianya SEMMI tetap tampil sebagai penawar solusi bagi umat dan bangsa untuk mencapai kemerdekaan sejati yang sesungguhnya dengan balutan akhlakul karimah dalam setiap kesempatan dan dimana pun ia berkhidmat di tengah masyarakat. 

Untuk keluar dari krisis kepemimpinan bangsa, harus diisi oleh kader-kader SEMMI yang memiliki jatidiri bertauhid bersih, berilmu tinggi dan pandai bersiyasah sehingga mampu menjadi pemimpin masa depan yang cemerlang dalam membawa perubahan bangsa yang lebih baik. Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, SEMMI harus hadir dengan banyak menggelar diskusi-diskusi yang memberikan wawasan segar berkualitas bagi seluruh elemen bangsa sehingga dapat menyadari potensi besar negeri ini harus berdiri di kaki sendiri dengan pemerintahan yang tidak dihegemoni oleh kepentingan asing dan aseng, menuju negeri baldatun thoyyibatun warbbun ghafur.
Billaahi fie sabilil haqq…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.