TASYAKUR MILAD SEMMI KE 62 TAHUN TINGKAT JAWA BARAT DIISI DENGAN DEKLARASI ANTI HOAX & PILKADA DAMAI


SEMMI.OR.ID. Bandung, Jawa Barat. (14/04/2018)
Dalam rangkaian Tasyakur Milad Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) ke 62 Tahun, Korwil SEMMI Provinsi Jawa Barat menggelar Silaturrahmi seluruh DPC SEMMI Kabupaten/ Kota se-Jawa Barat di Bale Pare Kotabaru Parahyangan, Kab. Bandung Barat pada tanggal 14 April 2018.

Gelaran acara silaturahmi yang dihadiri oleh hampir seratus orang para pengurus dari 16 DPC SEMMI se-Jawa Barat ini, diisi dengan Deklarasi Anti HOAX dan Pilkada Damai dengan menghadirkan para pembicara dari Polda Jawa Barat, KPU, KNPI, dan Ketua Umum DPP SEMMI. 

Ketua Korwil SEMMI Jawa Barat, Mumuh Muhidin menjelaskan tujuan kegiatan ini, “Acara ini dilaksanakan oleh Korwil SEMMI Jawa Barat dengan tujuan untuk melaksanakan instruksi DPP SEMMI sebagai rangkaian tasyakur Milad SEMMI, dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mensukseskan program Anti HOAX dan ikut serta berperan dalam mewujudkan Pilkada Damai khususnya di Jawa Barat.” terang Mumuh.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh jajaran DPP SEMMI, mulai Ketua Umum DPP, Dodi Hidayat (Wasekjen), Nuryakin (Bendahara Umum), Ando M. Antaries (Dept. Politik), Rista Alis Sinta (Ketua Umum COMMITI) dan Risya Ilma (Sekum COMMITI). 
Didaulat sebagai Keynote Speaker, Ketua Umum DPP SEMMI, Mochammad Azizi Rois, menyampaikan bahwa momentum Milad SEMMI ke 62 harus menjadi perwujudan reaktualisasi peran SEMMI dalam mengawal ummat dan bangsa menuju lebih baik, sebagaimana trilogi dari guru bangsa HOS Tjokroaminoto. “Setelah 62 tahun SEMMI hadir dan ikut berperan dalam membangun bangsa, kini harus kembali tampil prima dengan spirit baru Reorganisasi, Revitalisasi dan Reaktualisasi SEMMI dalam merancang masa depan Indonesia yang lebih mulia. Landasan pergerakan yang sudah diwariskan HOS Tjokroaminoto, yakni Trilogi Sebersih-bersih Tauhid, setinggi-tinggi ilmu dan sepandai-pandai siyasah, harus terilhami oleh seluruh kader agar mampu mencetak para pemimpin ummat dan bangsa masa depan yang berintegritas dan berakhlaq islami, sehingga Indonesia terjauh dari kehancuran sistem dan degradasi moral.” paparnya.
Selain itu, di hadapan narasumber dari Polda, KPUD, dan DPD KNPI, Azizi mengamanatkan kepada pengurus DPC SEMMI se-Jawa Barat : “Dewasa ini, tantangan problematika bangsa semakin kompleks, sehingga kita harus menjadi inisiator dan motor elemen masyarakat yang menawarkan solusi, bukan malah jadi penambah masalah. Olehnya itu, sinergy dengan berbagai pihak mutlak harus dilakukan. Dan salah satu isi acara silaturrahmi tasyakur Milad dengan Deklarasi Anti HOAX dan Pilkada Damai ini, merupakan perwujudan komitmen SEMMI dalam bersinergy dengan Kepolisian, penyelenggara Pemilu, dan wadah kepemudaan (KNPI) untuk memberantas isu tidak benar yang berpotensi menjadi benih perpecahan bangsa. Terutama dalam menghadapi pesta demokrasi Pilkada dan Pemilu yang akan datang, jadilah agen garda terdepan yang menolak dan meredam black campaign, negative campaign, dan hate speech yang sudah marak selama ini.” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *